Senja, Rasa,Dan Asa
Hari ini hari yang istimewa Saat kita bisa duduk berdua Menikmati senja Setelah sekian lama tak bersua Hanya lewat suara Kamu tau? Rasaku kian hari semakin menggebu Menanggung rindu Gelisah tak menentu Rasa takut menyusup relung hati Kau menemukan tambatan hati Disaat aku menggantungkan harapan setengah mati Kita memang dua anak manusia yang berbeda Kau yang menomorsatukan cita mu Baru aku Sedangkan aku? Aku hanya manusia naif yang begitu menghamba pada rasa cinta Yang mengorbankan asaku hanya untuk menantimu.